Desak Trump, Presiden Iran Sebut Perselisihan Dapat Selesai melalui Dialog

Jakarta, IDM – Presiden Iran Masoud Pezeshkian mendesak Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk menghindari tindakan yang memicu kekacauan. Ia menyatakan bahwa masalah dapat diselesaikan melalui dialog dan pelaksanaan Nota Kesepahaman (MoU).
"Jika kita menempuh jalur dialog dan berlandaskan pada Nota Kesepahaman, kita akan dapat menyelesaikan masalah dan mengamankan hak-hak kita," ujarnya melansir Anadolu, Minggu (30/8).
Baca Juga: Konflik tak Kunjung Reda, 330.000 Orang Masih Mengungsi di Lebanon
"Demi kepentingan negara, kawasan, dan dunia, Trump sebaiknya tidak menciptakan kekacauan, dan Israel tidak menimbulkan ketidakamanan serta agresi," tambahnya.
Ia menuturkan, Iran tidak menginginkan perang tetapi akan membalas setiap serangan sebagai bentuk mempertahankan diri. Baginya, tidak ada kekuatan yang dapat memaksa Iran untuk menyerah.
Baca Juga: Serangan Berlanjut, Warga Palestina di Tepi Barat Semakin Banyak Terpaksa Mengungsi
Menyoroti isu domestik, Pezeshkian menyatakan bahwa mempertahankan produksi industri selama musim dingin adalah 'garis merah' yang tidak boleh dilanggar. Jika pembatasan energi diperlukan, kebijakan itu akan diterapkan terlebih dahulu pada kantor pemerintah, alih-alih membebankannya kepada masyarakat.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































