
Presiden Iran: Perlawanan Berlanjut hingga Agresor Menyesal
Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengatakan bahwa pihaknya akan terus melawan serangan sampai "para agresor" menyesal telah menyerang Iran.
Ikuti perkembangan, konteks, dan liputan terkait dalam satu tempat.

Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengatakan bahwa pihaknya akan terus melawan serangan sampai "para agresor" menyesal telah menyerang Iran.

Presiden Iran Masoud Pezeshkian mendesak Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk menghindari tindakan yang memicu kekacauan. Ia menyatakan bahwa masalah dapat diselesaikan melalui dialog dan pelaksanaan Nota Kesepahaman (MoU).

Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengungkapkan, negaranya dan Oman telah menyepakati jalur pelayaran sementara bagi kapal-kapal yang melintasi Selat Hormuz.

Pakistan berupaya terus mendesak Amerika Serikat (AS) dan Iran untuk menghentikan konflik dan kembali ke jalur diplomatik berdasarkan Nota Kesepahaman (MoU) yang ditandatangani pada bulan lalu.

Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Abbas Araghchi mengatakan bahwa negosiasi untuk mencapai kesepakatan komprehensif tidak akan dimulai jika ancaman dari Amerika Serikat (AS) terus berlanjut.

Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengatakan bahwa aset Iran senilai $6 miliar yang dibekukan dan saat ini berada di Qatar akan dikembalikan ke negaranya sesuai dengan kesepakatan dengan Amerika Serikat (AS).

Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengatakan bahwa keberhasilan perundingan dengan Amerika Serikat (AS) bergantung pada komitmen implementasi kesepakatan.

Presiden Masoud Pezeshkian mengatakan bahwa pihaknya tidak akan menerima "tuntutan berlebihan" dari Amerika Serikat (AS) di tengah proses perundingan damai yang dimediasi Pakistan.

Presiden Iran Masoud Pezeshkian menegaskan bahwa blokade maritim Amerika Serikat (AS) atas Iran "pasti akan gagal". Menurutnya, kekuatan asing di wilayah Teluk secara historis menyebabkan ketegangan dibanding perdamaian.

Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyampaikan terima kasih kepada rakyat Rusia dan Presiden Vladimir Putin atas dukungan mereka dalam konflik dengan AS dan Israel.