INTERNASIONAL

Desa Kristen di Tepi Barat Jadi Sasaran Serangan Pemukim Israel

Israel
Aksi keji dilakukan pemukim Israel karena menyerang desa Kristen Taybeh di wilayah Tepi Barat. (Foto: X_/ohchr_palestine_)

Jakarta, IDM - Aksi keji dilakukan pemukim Israel karena menargetkan desa Kristen Taybeh di wilayah Tepi Barat jadi sasaran serangan pada Senin (28/7) dini hari.

Penyerangan dilakukan oleh pemukim Israel dengan membakar mobil dan mencoret dinding rumah dengan grafiti bernada ancaman.

Warga Taybeh sekaligus jurnalis Palestine TV, Jeries Azar, mengaku rumah dan mobilnya menjadi target dalam serangan yang terjadi sebelum fajar.

Baca Juga: Delegasi Thailand dan Kamboja akan Bertemu di Malaysia untuk Perundingan Damai

"Saya melihat keluar dan melihat mobil saya terbakar. Mereka melempar sesuatu ke kendaraan dan ke arah rumah," ungkap Jeries kepada AFP, yang dikutip Selasa (29/7).

Otoritas Palestina mengutuk serangan tersebut dan menyebut pelakunya sebagai pemukim kolonial Israel.

Azar pun mengaku sangat ketakutan, mengingat kembali tragedi serupa yang menimpa keluarga Dawabsheh di desa Duma pada 2015, ketika sepasang suami istri dan bayi tewas dibakar pemukim Israel.

Baca Juga: Perkuat Biosekuriti, Indonesia-AS Gelar Latihan Deteksi Penyakit

"Ketakutan terbesar saya adalah untuk anak saya yang berusia dua tahun. Setelah kami melarikan diri, dia menangis tak henti-henti selama satu jam," papar Azar.

Azar juga mengatakan tentara Israel datang ke lokasi pascaserangan. Dalam pernyataan gabungan, polisi dan militer Israel mengeklaim mengirim satuan ke Taybeh dan menemukan dua kendaraan Palestina terbakar dan grafiti. Meski mengirim pihak kepolisian, tetapi tidak ada tersangka yang ditangkap.

Adapun foto yang dibagikan oleh badan pemerintah Palestina menunjukkan tulisan grafiti di dinding berbunyi "Al-Mughayyir, kalian akan menyesal". Kalimat itu merujuk pada desa terdekat yang juga menjadi sasaran serangan pemukim pada awal tahun ini.

Baca Juga: Kondisi Kelaparan Capai Titik Kritis, Israel Sasar Generasi Masa depan Warga Gaza

Kecaman pun datang dari Kementerian Luar Negeri Palestina yang mengutuk peristiwa tersebut sebagai bentuk terorisme, kemudian Duta Besar Jerman untuk Israel, Steffen Seibert menyayangkan aksi tersebut.

"Para pemukim ekstremis ini mungkin mengklaim bahwa Tuhan memberikan mereka tanah ini. Tapi mereka tak lain adalah kriminal yang menjijikkan dalam pandangan agama manapun," ucap Seibert.

Diketahui, Taybeh adalah desa berpenduduk sekitar 1.300 orang yang mayoritas warga Palestina beragama Kristen. Banyak di antaranya memiliki kewarganegaraan ganda Amerika Serikat dan telah beberapa kali menjadi target kekerasan pemukim dalam beberapa bulan terakhir. (Ykb)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Prajurit Denjaka

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut

Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.