Delegasi Thailand dan Kamboja akan Bertemu di Malaysia untuk Perundingan Damai

Jakarta, IDM – Para pemimpin Thailand dan Kamboja dijadwalkan untuk melakukan pertemuan di Malaysia guna mencapai gencatan senjata. Hal ini dilakukan setelah konflik pecah pada Kamis lalu yang menewaskan beberapa orang dan ratusan ribu lainnya terpaksa mengungsi.
Melansir dari Reuters, Senin (28/7), Pemerintah Thailand menyatakan akan menghadiri perundingan damai yang diselenggarakan oleh Malaysia selaku ketua ASEAN. Sedangkan, Perdana Menteri Kamboja Hun Manet menyebut perundingan itu juga akan dimediasi oleh Amerika Serikat (AS).
Baca Juga: Konflik Thailand-Kamboja, Indonesia Harus Jalankan Shuttle Diplomacy untuk Perdamaian
Sebelumnya, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengungkapkan bahwa delegasinya telah berada di Malaysia untuk membantu upaya perdamaian. "Kami ingin konflik ini berakhir sesegera mungkin. Para pejabat Departemen Luar Negeri berada di Malaysia untuk membantu upaya perdamaian ini," ujarnya.
Konflik kedua negara telah menewaskan lebih dari 30 orang, termasuk sekitar 20 warga sipil. Masing-masing pihak pun telah mengevakuasi masyarakat yang tinggal di sepanjang perbatasan.
Baca Juga: Terima Banyak Kecaman, Israel Umumkan Jeda Perang Terbatas di Gaza
Sesaat setelah pecahnya konflik, Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menyerukan perundingan gencatan senjata. Ia siap untuk memimpin negosiasi setelah diminta oleh perwakilan kedua negara. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































