Serangan Israel di Tepi Barat yang diduduki terus memaksa warga Palestina untuk mengungsi. Bahkan, otoritas Israel mempersenjatai, mendanai, dan memberikan impunitas kepada para pemukim pelaku kekerasan tersebut.
Wakil Presiden Palestina Hussein al-Sheikh mengatakan bahwa kebijakan ekspansionis Israel dan langkah-langkah ilegal Israel di Tepi Barat yang diduduki beresiko meningkatkan ketegangan.
Kelompok Hak Asasi Manusia (HAM) Israel mengecam keputusan Pemerintah Benjamin Netanyahu membatalkan izin 37 badan kemanusiaan internasional untuk beroperasi di Jalur Gaza dan Tepi Barat yang diduduki.
Komisaris Jenderal Badan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) Philippe Lazzarini mengatakan bahwa pihaknya akan segera menghentikan distribusi bantuan ke Gaza dan Tepi Barat karena larangan Israel.
Abbas mendesak masyarakat internasional untuk berhenti mengirim senjata ke Israel, yang hanya memperburuk pertumpahan darah di Jalur Gaza dan Tepi Barat.