INTERNASIONAL

Presiden Palestina: Hentikan Pengiriman Senjata ke Israel

Presiden Palestina Mahmoud Abbas
Presiden Palestina Mahmoud Abbas (Foto: Dok. Un.org)

Jakarta, IDM – Abbas mendesak masyarakat internasional untuk berhenti mengirim senjata ke Israel, yang hanya memperburuk pertumpahan darah di Jalur Gaza dan Tepi Barat.

Hal itu ia ungkapkan di hadapan para pemimpin negara di Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) di New York pada beberapa waktu lalu. Seruan ini nampak secara khusus dialamatkan ke Amerika Serikat (AS), yang secara konsisten mengirim bantuan senjata.

Baca Juga: Israel Tolak Usulan Gencatan Senjata Lebanon

“Hentikan kejahatan ini. Hentikan sekarang. Hentikan pembunuhan anak-anak dan wanita. Hentikan genosida. Hentikan pengiriman senjata ke Israel. Kegilaan ini tidak dapat berlanjut. Seluruh dunia bertanggung jawab atas apa yang terjadi pada rakyat kami di Gaza dan Tepi Barat,” kata Abbas melansir Webtv.un.org, dikutip pada Jumat (27/9).

Lebih lanjut, ia menilai AS terus memberikan perlindungan diplomatik kepada Israel meskipun jumlah korban tewas akibat perang terus meningkat, yang kini mencapai 41.534, menurut Kementerian Kesehatan Gaza.

“AS sendiri berdiri dan berkata: ‘Tidak, pertempuran akan terus berlanjut.’ AS melakukannya dengan menggunakan hak veto,” ujarnya, merujuk pada penggunaan hak veto oleh AS untuk menggagalkan kecaman Dewan Keamanan PBB atas serangan Israel.

Baca Juga: Israel Klaim Tembak Jatuh Rudal dari Yaman

“AS memberi Israel senjata mematikan yang digunakannya untuk membunuh ribuan warga sipil, anak-anak, dan wanita yang tidak bersalah. Hal ini semakin mendorong Israel untuk terus melakukan agresi,” ujarnya, secara menyebut Israel tidak pantas menjadi anggota PBB.

Ia pun menegaskan, warga Palestina tidak akan meninggalkan tanah kelahiran mereka dan menyerukan upaya global untuk segera mewujudkan solusi perdamaian yang permanen. (bp)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Prajurit Denjaka

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut

Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.