Cina Kecam Filipina atas Klaim Wilayah di Laut Cina Selatan

Jakarta, IDM - Menteri Luar Negeri Cina Wang Yi menyerukan agar Filipina memperbaiki 'kesalahan' terkait klaim di Laut Cina Selatan. Ia memperingatkan bahwa pihaknya akan bertindak tegas jika dibutuhkan demi membela diri.
“Hubungan Cina-Filipina berada di persimpangan jalan,” kata Wang kepada Menteri Luar Negeri Filipina Enrique Manalo melalui telepon melansir Reuters, Jumat (22/12).
Baca Juga: Pasukan Perdamaian NATO Terus Siap Siaga di Perbatasan Kosovo-Serbia
Menurutnya, prioritas utama saat ini adalah menangani dan mengendalikan situasi maritim dengan benar. Ia juga menegaskan, jika Filipina salah bertindak atau berkolusi dengan kekuatan eksternal yang “berniat buruk”, maka Cina akan membela hak-haknya dalam mempertahankan kedaulatan.
Cina dan Filipina telah saling lempar tuduhan selama beberapa bulan terakhir. Filipina pernah menuduh penjaga pantai Cina menembakan meriam air dan laser ke kapalnya. Sementara, Cina menuduh Filipina melakukan pelanggaran di wilayah Laut Cina Selatan.
Baca Juga: Turki Kembali Serang Markas Militan Kurdi di Irak Utara
Hubungan antar kedua negara terus meregang karena Filipina berupanya menjalin hubungan militer Amerika Serikat (AS), yang juga menolak klaim sepihak Cina karena dianggap dapat menganggu jalur pelayaran internasional dan bertentangan dengan hukum UNCLOS. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































