Cina Jatuhkan Sanksi pada Lima Industri Pertahanan AS

Jakarta, IDM - Cina telah menjatuhkan sanksi pada lima industri pertahanan milik Amerika Serikat (AS) karena melakukan penjualan senjata ke Taiwan. Hal ini dilakukan karena Cina mengklaim Taiwan sebagai bagian dari negaranya.
Dilansir dari BBC, Rabu (10/1), penjualan senjata AS ke Taiwan seringkali menjadi sumber ketegangan dengan Cina. Bulan lalu, Departemen Luar Negeri AS menyetujui penjualan peralatan yang membantu memelihara sistem informasi taktis Taiwan senilai $300 juta.
Baca Juga: Badan Intelijen Cina Klaim Ungkap Kasus Spionase yang Melibatkan Inggris
"Sanksi itu adalah tanggapan atas kesalahan besar yang diambil oleh AS. penjualan senjata itu sangat merugikan kedaulatan dan kepentingan keamanan Cina, merusak perdamaian dan stabilitas di Selat Taiwan," kata Kementerian Liar Negeri Cina.
Produsen senjata yang terkena sanksi adalah BAE Systems Land and Armament, Alliant Techsystems Operation, AeroVironment, ViaSat dan Data Link Solutions.
Baca Juga: Ukraina Akui Kekurangan Rudal Anti-Pesawat
Cina juga akan membekukan aset perusahaan-perusahaan tersebut dan melarang orang maupun organisasi di Cina untuk melibatkan mereka dalam kegiatan apapun.
Langkah ini sejalan dengan misi Presiden Cina Xi Jinping yang menekankan bahwa Taiwan “pasti akan bersatu kembali”. Dalam pidato akhir tahun lalu, ia juga menyampaikan Taiwan berasal dari “keluarga yang sama”. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































