POLKAM

Cegah Penyelundupan di Tanah Air, Menko Polkam Dorong Kerja Sama Lintas Sektor

Menko Polkam Jenderal Pol (purn) Budi Gunawan.
Menko Polkam Jenderal Pol (purn) Budi Gunawan mendorong kerja sama lintas sektor untuk mencegah terjadinya penyelundupan di tanah air. (Foto: Dok. Menko Polkam RI)

Jakarta, IDM – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Jenderal Pol (purn) Budi Gunawan mendorong kerja sama lintas sektor untuk mencegah terjadinya penyelundupan di tanah air.

Budi menuturkan pencegahan dilakukan dengan kerja sama Desk Pencegahan dan Pemberantasan Penyelundupan dan Kementerian/Lembaga.

“Saya akan terus mendorong dan memastikan Desk Pencegahan dan Pemberantasan Penyelundupan berkerja secara berkelanjutan dalam mensinergikan Kementerian/Lembaga guna memberantas penyelundupan di Indonesia,” ungkap Budi dalam keterangan resminya, Jumat (1/8).

Baca Juga: Pangkoopsudnas Soroti Pentingnya Kesiapan dan Keselamatan dalam Demo Udara Upacara Kehormatan Militer

Menurut Budi, kerja sama lintas sektor sangat dibutuhkan dalam menjaga kedaulatan dan keamanan laut Indonesia, termasuk dalam penindakan penyelundupan yang kompleks dan terorganisir.

“Pemerintah berkomitmen untuk memperkuat keamanan dan penegakan hukum, khususnya di wilayah laut yang rawan dimanfaatkan sebagai jalur penyelundupan lintas batas,” ungkapnya.

Sebelumnya, Direktur Jenderal Bea dan Cukai melaksanakan Penutupan Operasi Terpadu Semester I Tahun 2025 dan Launching Satuan Tugas Khusus Pemberantasan Penyelundupan.

Baca Juga: Beri Arahan ke Ratusan Prajurit, Pangdam XVIII/Kasuari: Kehormatan tidak Bisa Dibeli

Total 16 penindakan terhadap upaya penyelundupan barang ilegal seperti narkotika, pasir timah, rokok ilegal, produk tekstil, serta komoditas bahan pokok dari hasil Operasi Jaring Sriwijaya dan Jaring Wallacea.

Salah satu penindakan menonjol adalah penggagalan penyelundupan dua ton sabu oleh MV Sea Dragon Tarawa, yang sukses menyelamatkan potensi kerugian negara hingga Rp15 triliun dan mencegah penyalahgunaan narkotika terhadap 51 juta jiwa masyarakat.

“Saya juga mengapresiasi hal tersebut yang telah membuktikan kinerja dari Desk Pencegahan dan Penyelundupan selama ini dalam memberantas penyelundupan dan menegakan hukum serta menjaga kedaulatan ekonomi Indonesia melalui pengawasan maritim yang kuat dan strategis,” pungkas Budi. (Ykb)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.