Bencana Kelaparan di Gaza, Komisi I DPR: Israel Harus Buka Blokade Bantuan Kemanusiaan

Jakarta, IDM – Anggota Komisi I DPR RI Syamsu Rizal atau yang akrab disapa Deng Ical, merespons pengumuman resmi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang menyatakan Gaza tengah dilanda bencana kelaparan.
Deng Ical meminta komunitas internasional untuk mendesak Israel membuka blokade bantuan kemanusiaan.
Menurut Deng Ical, kondisi ini menunjukkan situasi kemanusiaan di Gaza semakin memburuk dan tidak bisa lagi ditutupi dengan narasi yang disebarkan Israel. Selama ini Israel selalu menyebarkan kebohongan terkait kondisi kelaparan warga Gaza.
Baca Juga: Komisi I DPR RI Soroti Pentingnya Infrastruktur Penunjang Alutsista untuk Ketahanan Pangan Nasional
“PBB jangan hanya berhenti pada pengumuman, tapi harus tegas mendesak Israel membuka blokade agar bantuan kemanusiaan bisa masuk dan sampai ke warga Gaza yang kelaparan,” tegas Deng Ical, yang dikutip Selasa (26/8).
Ia menilai, blokade yang dilakukan Israel terhadap jalur masuk bantuan telah memperparah penderitaan rakyat Gaza, terutama anak-anak dan perempuan.
Maka, ia mendesak komunitas internasional untuk bersatu menghentikan agresi militer dan memastikan jalur bantuan kemanusiaan terbuka lebar.
Baca Juga: Gempa di Poso, Pemerintah Wajib Prioritaskan Kebutuhan Pokok Pengungsi
“Peperangan harus segera dihentikan. Dunia jangan sampai percaya dengan kebohongan Israel yang menyebut tidak ada kelaparan di Gaza. Fakta lapangan sudah sangat jelas: ada jutaan warga yang terjebak dalam kondisi kritis,” ujar mantan Wakil Wali Kota Makassar tersebut.
Melalui laporan wartawan di Gaza dan informasi dari media sosial yang terpercaya, dunia bisa melihat kekejaman yang dilakukan Israel. Para tentara Israel menembaki warga Gaza yang hendak mengambil bantuan kemanusiaan.
Drone-drone Israel juga menembaki dan menjatuhkan bom ke arah penduduk Gaza yang sedang berjalan. Bahkan, penduduk ilegal Israel menghentikan truk-truk bantuan kemanusiaan, kemudian membongkar dan merusak isinya.
Baca Juga: Eskalasi Konflik Global, Komisi I DPR RI Dukung Presiden Prabowo Perkuat Pertahanan Siber
"Bahkan mereka merusak truk agar tidak bisa mengirim bantuan kemanusiaan ke kantong-kantong kelaparan. Ini sungguh biadab," tegasnya.
Untuk itu, Deng Ical menegaskan Indonesia bersama negara-negara yang peduli pada kemanusiaan harus mengambil peran lebih aktif dalam mendorong solusi damai, sekaligus memastikan hak hidup warga Palestina terlindungi.
Diketahui, PBB telah mengumumkan secara resmi bencana kelaparan di Gaza, Palestina. Ini merupakan pertama kalinya, bencana kelaparan dinyatakan oleh PBB. Menurut Kepala bantuan PBB Tom Fletcher, bencana kelaparan di Gaza bisa dicegah. Selama ini, bantuan makanan tidak dapat sampai ke lokasi kelaparan, lantaran dihambat tentara Israel. (Ykb)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































