INTERNASIONAL

Badan Pengawas Nuklir UN Peringatkan Bahaya yang Mengincar PLTN Zaporizhzhia

Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Zaporizhzhia
Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Zaporizhzhia di Ukraina. (Foto: Dok. Pravda.com.ua)

Jakarta, IDM - International Atomic Energy Agency (IAEA), sebuah badan pengawas nuklir Perserikatan Bangsa-Bangsa mengungkapkan, pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) Zaporizhzhia tengah berada di situasi yang berbahaya. Menurutnya, hancurnya bendungan Kakhovka beberapa hari lalu telah menimbulkan ancaman terhadap kompleks PLTN terbesar di Eropa tersebut.

Dilansir dari VOA, Rabu (14/6), Kepala IAEA Rafael Mariano Grossi mengatakan ia telah berdiskusi dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky terkait ancaman yang dihadapi oleh PLTN Zaporizhzhia. Sebab, sebelumnya bendungan Kakhovka telah menjadi reservoir yang mendinginkan seluruh reaktor nuklir.

Baca Juga: AS Pasok Bantuan Militer Tambahan Senilai $325 Juta ke Ukraina

Grossi menjelaskan, kini PLTN Zaporizhzhia mengandalkan reservoir air cadangan yang dipompa sebanyak mungkin. Kendati berada pada kondisi yang cukup stabil, air pendingin reaktor yang terbatas dapat menimbulkan bahaya yang signifikan di kemudian hari.

"Ini adalah situasi yang serius karena air yang Anda miliki di sana terbatas. Jika ada celah di pintu air atau semacamnya, Anda akan benar-benar kehilangan semua air pendinginan," kata Grossi.

Baca Juga: Kuwait Sepakati Pembelian Drone Bayraktar TB2 Senilai $367 juta

Kini, sebanyak lima reaktor di PLTN Zaporizhzhia telah berhenti operasi. Sementara, satu reaktor masih berfungsi di bawah pengawasan IAEA dan diandalkan sebagai sumber energi yang memasok listrik di Ukraina.

Grossi juga mengungkapkan kekhawatirannya atas konflik yang masih berlangsung di antara Ukraina dan Rusia. Sebelumnya, ia telah menegaskan kepada kedua negara untuk membentuk demiliterisasi di sekitar komplek PLTN Zaporizhzhia demi menghindari bahaya kebocoran nuklir. (bp)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.