Bendungan pembangkit listrik tenaga air Kakhovka di Ukraina bagian selatan hancur pada beberapa hari lalu. Perdebatan antara Ukraina dan Rusia pun muncul, mereka saling lempar tuduhan terkait siapa yang bertanggung jawab atas insiden tersebut.
International Atomic Energy Agency (IAEA), sebuah badan pengawas nuklir Perserikatan Bangsa-Bangsa mengungkapkan, pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) Zaporizhzhia tengah berada di situasi yang berbahaya. Menurutnya, hancurnya bendungan Kakhovka beberapa hari lalu telah menimbulkan ancaman terhadap kompleks PLTN terbesar di Eropa tersebut.
Bendungan pembangkit listrik tenaga air Kakhovka di Ukraina Selatan hancur pada Selasa (6/6). Insiden ini terjadi saat Ukraina mulai mengintensifkan operasi serangan balasan berskala besar.