Selasa, 25 Juni 2024

Badan Pengawas Nuklir UN Peringatkan Bahaya yang Mengincar PLTN Zaporizhzhia

BACA JUGA

Jakarta, IDM – International Atomic Energy Agency (IAEA), sebuah badan pengawas nuklir Perserikatan Bangsa-Bangsa mengungkapkan, pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) Zaporizhzhia tengah berada di situasi yang berbahaya. Menurutnya, hancurnya bendungan Kakhovka beberapa hari lalu telah menimbulkan ancaman terhadap kompleks PLTN terbesar di Eropa tersebut.

Dilansir dari VOA, Rabu (14/6), Kepala IAEA Rafael Mariano Grossi mengatakan ia telah berdiskusi dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky terkait ancaman yang dihadapi oleh PLTN Zaporizhzhia. Sebab, sebelumnya bendungan Kakhovka telah menjadi reservoir yang mendinginkan seluruh reaktor nuklir.

Baca Juga: AS Pasok Bantuan Militer Tambahan Senilai $325 Juta ke Ukraina

Grossi menjelaskan, kini PLTN Zaporizhzhia mengandalkan reservoir air cadangan yang dipompa sebanyak mungkin. Kendati berada pada kondisi yang cukup stabil, air pendingin reaktor yang terbatas dapat menimbulkan bahaya yang signifikan di kemudian hari.

“Ini adalah situasi yang serius karena air yang Anda miliki di sana terbatas. Jika ada celah di pintu air atau semacamnya, Anda akan benar-benar kehilangan semua air pendinginan,” kata Grossi.

Baca Juga: Kuwait Sepakati Pembelian Drone Bayraktar TB2 Senilai $367 juta

Kini, sebanyak lima reaktor di PLTN Zaporizhzhia telah berhenti operasi. Sementara, satu reaktor masih berfungsi di bawah pengawasan IAEA dan diandalkan sebagai sumber energi yang memasok listrik di Ukraina.

Grossi juga mengungkapkan kekhawatirannya atas konflik yang masih berlangsung di antara Ukraina dan Rusia. Sebelumnya, ia telah menegaskan kepada kedua negara untuk membentuk demiliterisasi di sekitar komplek PLTN Zaporizhzhia demi menghindari bahaya kebocoran nuklir. (bp)

BERITA TERBARU

INFRAME

Kejuaraan Menembak Tanfoglio Cup 2024

Peserta kategori IPSC Level III mengikuti Kejuaraan Menembak Tanfoglio Cup 2024 di Lapangan Tembak Djamsuri, Wing Komando 1 Kopasgat, Jakarta, Jumat (7/6). Perlombaan tersebut mengangkat tema "Kualitas dan Prestasi adalah Kehormatan".

EDISI TERBARU

sidebar
ads-custom-5

POPULER