Kamis, 22 Februari 2024

Fadli Zon Beber 3 Tantangan Jenderal Agus, dari Laut Cina Selatan hingga Pilpres 2024

BACA JUGA

Jakarta, IDM – Anggota Komisi I DPR RI Fraksi Gerindra Fadli Zon mengatakan terdapat tiga tantangan yang harus dihadapi calon Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto.

Pertama, Fadli Zon menyinggung soal potensi konflik di kawasan Laut Cina Selatan. Menurutnya, meski Indonesia bukan negara yang bersengketa, tapi Laut Cina Selatan berdekatan langsung dengan Laut Natuna Utara.

“Kedaulatan laut dan wilayah kita harus terjaga, tidak boleh terusik kekuatan luar,” ujar Fadli, dikutip dari keterangan tertulis, Senin (13/11).

“Kedua, tantangan non-militer, terutama gejolak ekonomi dunia akibat perang Ukraina-Rusia dan Israel-Palestina,” sambungnya.

Baca Juga: Ketua DPR RI: Presiden Usulkan KSAD Jenderal TNI Agus Subiyanto Calon Panglima TNI

Ketiga, soal tantangan Pemilu 2024 yang menjadi tahun politik. Menurutnya, potensi gesekan bisa terjadi. TNI, kata Fadli, turut berperan penting menjaga proses pemilu berjalan lancar, aman, damai, dan sukses. 

“Saya yakin, Jenderal Agus adalah seorang yang berintegritas, profesionalitas dengan leadership yang kuat,” katanya.

Oleh karena itu, menurutnya pemilihan Agus menjadi calon Panglima TNI sudah tepat dan cermat bagi pengembangan organisasi TNI.

“Karier militer Jenderal Agus lengkap. Ia pernah ditugaskan sebagai Dandim, Danrem, Danpaspampres, Pangdam III/Siliwangi, lalu menjadi Wakil Kepala Staf TNI AD dan kini KSAD,” ujar Fadli.

Baca Juga: KSAL Ungkap Alasan Laksdya Erwin Ditunjuk Jadi Wakil KSAL: Penilaian dari Panglima TNI dan Presiden

Fadli melihat Agus mampu mengelola dan memimpin kesatuan di mana pun bertugas.

“Ia berhasil dan punya pengalaman penugasan berbagai operasi militer, antara lain Operasi Seroja dan Operasi Tinombala, selain operasi kemanusiaan maupun bencana,” tandasnya.

Usai menjalani fit and proper test di DPR RI pada hari ini, Komisi I DPR menyetujui Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Agus Subiyanto menjadi Panglima TNI.

“Memberikan persetujuan terhadap pengangkatan Jenderal TNI Agus Subiyanto sebagai Panglima TNI,” ujar Ketua Komisi I DPR RI Meutya dalam konferensi pers di Gedung Parlemen Senayan.

Baca Juga: Komisi I Beberkan Tiga Nama Potensial Menjadi KSAD

Meutya mengungkapkan DPR RI akan mengesahkan Jenderal Agus dalam rapat paripurna 21 November. “Kemungkinan minggu depan ada paripurna tanggal 21 (November). Jadi, Insha Allah tanggal 21,” kata Meutya kepada awak media.

Kemudian, Komisi I DPR juga menyetujui pemberhentian dengan hormat Panglima TNI Laksamana Yudo Margono yang akan memasuki masa pensiun pada 26 November dan digantikan Jenderal Agus.

“Menyetujui pemberhentian dengan hormat Laksamana TNI Yudo Margono sebagai panglima TNI serta memberikan apresiasi atas dedikasinya,” kata Meutya. (at)

BERITA TERBARU

EDISI TERBARU

sidebar
ads-custom-5

POPULER