Kamis, 22 Februari 2024

Ini Kecanggihan C-130J Super Hercules, Alutsista Baru Skadud 31 Lanud Halim Perdanakusuma

BACA JUGA

Jakarta, IDM – Kekuatan Skadron Udara (Skadud) 31 Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta diperkokoh dengan hadirnya alutsista baru, yaitu pesawat C-130J Super Hercules.

Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI diketahui telah memesan lima unit pesawat buatan Lockheed Martin, Amerika Serikat (AS) tersebut. Hingga saat ini, sudah terdapat empat pesawat yang tiba di Indonesia, di mana masing-masing mendarat pada Maret, Juni, serta Agustus 2023, dan yang terbaru pada Januari 2024.

Pengadaan pesawat ini meliputi suku cadang; ground support; serta program pelatihan, baik untuk penerbang maupun teknisi. Total jumlah personel yang melaksanakan program pelatihan sebanyak 58 orang terdiri dari 12 penerbang, 40 teknisi dan 6 load master.

Baca Juga: Apa Kehebatan Ranpur Amfibi LVT-7 Andalan Korps Marinir?

Pemilihan pesawat ini tidak terlepas dari keunggulan dan kecanggihannya, salah satunya kemampuan C-130J Super Hercules untuk mendarat di runway pendek, yang kerap ada di sejumlah wilayah di Indonesia.

Selain itu, Kemhan menyebut, pesawat ini dinilai sangat efektif untuk negara kepulauan seperti Indonesia yang memiliki wilayah sangat luas.

“C-130J Super Hercules mampu terbang selama 11 jam nonstop serta melakukan take off dan landing pada runway yang pendek,” tulis Kemhan dalam keterangan resminya.

Baca Juga: 41 KRI TNI AL Program Refurbishment Akan Dipasang Rudal Anti-kapal Atmaca

Selain itu, pesawat C-130J Super Hercules merupakan pesawat terbaru dan tercanggih di kelasnya dengan menggunakan teknologi glass cockpit dan mesin Rolls Royce AR2100D3 Turboprop dengan kecepatan mencapai 410 MPH atau 356 KTAS.

Pesawat ini juga memiliki max take of weight sebesar 164.000 lbs; lebih unggul dibandingkan dengan versi sebelumnya yaitu C-130-H yang memiliki take of weight 155.000 lbs. (yas)

BERITA TERBARU

EDISI TERBARU

sidebar
ads-custom-5

POPULER