HANKAM

TNI Gelar Operasi Bhakti Pascaerupsi Gunung Ruang

gunung ruang
Operasi Bhakti TNI pascaerupsi Gunung Ruang. (Foto: Kodam XIII/Merdeka)

Jakarta, IDM – Pascaerupsi gunung Ruang di Kecamatan Tagulandang, Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro, Sulawesi Utara, TNI jajaran Kodam XIII/Merdeka (Mdk), Lantamal VIII Manado dan Lanud Samratulangi menggelar operasi Bhakti TNI.

Baca Juga: Tiga Perwira TNI AD Raih Cumlaude Gelar Doktor di UGM

Dikutip dari keterangan Kodam Merdeka, sebanyak 130 prajurit dengan berbagai keahlian seperti pertukangan, kesehatan, kelistrikan dan kemampuan lainnya diberangkatkan ke lokasi bencana menggunakan KRI Kakap 881, Rabu (24/4) 2024.

Baca Juga: Helikopter Panther dan KRI Diponegoro Simulasi Pengiriman Barang di Laut Mediterania

"Selanjutnya pada hari Kamis mereka secara serentak bekerja di berbagai sasaran fasilitas umum yang mengalami kerusakan akibat erupsi," tulis keterangan Kodam Merdeka. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.