Aslat KSAD Tinjau Kesiapan Pasukan Yonif Raider 500/Sikatan untuk Tugas di Daerah Operasi

Jakarta, IDM – Asisten Latihan Kepala Staf Angkatan Darat, (Aslat KSAD) Mayjen TNI Jonathan Binsar Parluhutan Sianipar meninjau kesiapan pasukan Yonif Raider 500/Sikatan.
Dikutip keterangan Puspen TNI, Rabu, (24/4) peninjauan yang dilakukan Aslat itu, untuk memastikan kesiapan latihan yang nantinya akan dilakukan oleh pasukan Yonif Raider 500 termasuk menyasar kelengkapan sarana dan peralatan yang nantinya akan digunakan untuk latihan.
Baca Juga: Pangkostrad Lantik Mayjen TNI Anton Yuliantoro Jadi Pangdivif 2 Kostrad
"Materi menembak harus dilatihkan secara berkala. Diharapkan melalui latihan ini nanti bisa meningkatkan keahlian menembak pasukan Raider," kata Aslat KSAD.
Latihan tersebut nantinya akan dirancang dengan simulasi dari pengalaman di berbagai medan tugas prajurit. Sehingga, pelaksanaan latihan yang diberikan tersebut bisa memberikan gambaran nyata bagi prajurit dalam mempersiapkan diri menghadapi tantangan yang akan datang.
Baca Juga: Kolaborasi Kodam/IV Diponegoro dan Kementan, Hadirkan 10 Ribu Pompa Air di Jawa Tengah
Selain disambut oleh Asops Kasdam V/Brawijaya, Kolonel Inf Eko Setyawan, kedatangan Aslat di Mako Yonif Raider 500/Sikatan, Jalan Gajah Mada, Kota Surabaya itu, juga turut disambut oleh Wakil Asops Kasdam, Letkol Inf Taufik Hidayat, Danyonif Raider 500/Sikatan, Letkol Inf Fadli Subur Karamaha, hingga para Danki dan Perwira di lingkungan Yonif Raider. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































