Dituduh Bahayakan Helikopter Militer Australia, Cina Buka Suara

Jakarta, IDM – Cina menolak tuduhan Australia yang mengatakan bahwa pesawat militernya telah melakukan manuver berbahaya di atas perairan internasional di Laut Kuning. Mereka menegaskan, pihaknya justru mengambil langkah yang diperlukan karena pesawat Australia terbang dalam jarak terlalu dekat dengan wilayah udara Cina.
Sebelumnya, Kemhan Australia menyampaikan protes karena pesawat tempur J-10 Cina telah menembak suar ke jalur penerbangan helikopter MH60R Seahawk Australia pada beberapa waktu lalu.
Baca Juga: AS Tunda Pengiriman Senjata ke Israel
Meskipun helikopter itu berhasil menghindari tembakan suar dan tidak ada korban, Kemhan Australia meminta agar Cina mematuhi peraturan dan melakukan operasi militer secara profesional.
"Yang sebenarnya terjadi adalah, pesawat militer Australia dengan sengaja terbang dalam jarak dekat dengan wilayah udara Cina sebagai tindakan provokatif yang membahayakan keamanan maritim," kata Juru Bicara Kemlu Cina Lin Jian, melansir fmprc.gov.cn, Rabu (8/5).
Baca Juga: Ukraina Klaim Gagalkan Upaya Pembunuhan Presiden Zelensky
"Militer Cina mengambil tindakan yang diperlukan di lokasi kejadian untuk memperingatkan dan menyiagakan pihak Australia. Cara penanganan situasi ini konsisten dengan undang-undang dan peraturan kami, profesional dan aman," tambahnya. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































