INTERNASIONAL

Azerbaijan dan Armenia Saling Tuduh Soal Perkuat Kesiapan Tempur di Perbatasan

Azerbaijan
Tentara Azerbaijan di wilayah sengketa Nagorno-Karabakh tahun lalu. (Foto: Dok. Dpa)

Jakarta, IDM - Armenia dan Azerbaijan telah saling tuduh mengerahkan pasukan ke perbatasan yang semakin memperparah ketegangan di Nagorno-Karabakh. Namun, keduanya menolak tuduhan tersebut dan mengatakan mereka tetap berkomitmen pada proses perdamaian.

Dilansir dari Armenpress, Rabu (13/9), Perdana Menteri Armenia Nikol Pashinyan menuduh Azerbaijan melakukan "peningkatan postur militer di sepanjang garis Nagorno-Karabakh dan perbatasan Armenia-Azerbaijan."

Baca Juga: Swedia Berencana Kirim Pesawat Tempur ke Ukraina

Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Armenia pun menegaskan bahwa pihaknya tidak berencana untuk melakukan eskalasi militer dan siap melanjutkan upaya menuju kesepakatan damai. Sementara, pihak Azerbaijan menolak tuduhan itu mengklaim bahwa mereka telah diprovokasi.

"Klaim-klaim ini adalah bagian dari manipulasi politik curang lainnya. Ini adalah provokasi militer dan politik," kata Kemenlu Azerbaijan.

Kedua negara dari pecahan Uni Soviet ini telah saling tuduh sejak gagal mencapai kesepakatan gencatan senjata. Namun, keduanya pun berulang kali menyatakan kesediaan untuk mencari solusi damai.

Baca Juga: Presiden Kim Bertemu Putin, Bahas Kerja Sama Pertahanan

Mereka memperebutkan wilayah Nagorno-Karabakh, sebuah daerah diakui internasional sebagai wilayah Azerbaijan, namun di duduki oleh Armenia. Pada tahun 2020, mereka berperang selama enam minggu dan menewaskan hampir 7.000 korban.

Perang tersebut berakhir dengan genjatan senjata yang ditengahi Rusia dan mereka sepakat untuk berdamai dan mencari resolusi non-militer untuk menyelesaikan masalah tersebut. Tapi ternyata konflik kembali memanas hingga kini. (bp)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.