AS Pasok Bantuan Militer Tambahan Senilai $325 Juta ke Ukraina

Jakarta, IDM - Amerika Serikat (AS) kembali mengirim bantuan militer pada Ukraina senilai $325 juta untuk menambah kemampuan Ukraina dalam merebut kembali wilayah kedaulatannya dan melindungi tentara, warga sipil, hingga infrastruktur.
Demikian disampaikan oleh Wakil Sekretaris Pers Departemen Pertahanan AS Sabrina Singh dalam keterangan persnya yang dilansir dari Devense.gov, Rabu (14/6). Pemberian bantuan ini sekaligus menjadi wujud nyata atas komitmen AS untuk berkontribusi terhadap pertahanan Ukraina.
Baca Juga: Bukan Anggota, Jepang Ikut Latihan Gabungan NATO
AS memang menjadi salah satu negara yang aktif mengirim bantuan militer pada Ukraina. Kali ini, Pentagon kembali mengirim rudal untuk Sistem Roket Artileri Mobilitas Tinggi atau lebih dikenal sebagai HIMARS, yang telah berhasil digunakan Ukraina dalam serangan balasannya terhadap Rusia.
Selain HIMARS, bantuan militer terbaru ini juga mencakup beberapa kendaraan tempur Bradley, tank lapis baja Stryker, National Advanced Surface-to-Air Missile Systems (NASAMS), amunisi Howitzer 155 mm, peralatan komunikasi dan jutaan butir amunisi untuk persenjataan kecil lainnya.
Baca Juga: AS Khawatir Korut Pasok Senjata Tambahan ke Rusia
Menurut Singh, paket bantuan senjata ini merupakan yang ke-40 dan secara total AS telah memberikan lebih dari $39 miliar untuk membantu pertahanan Ukraina sejak awal invasi Rusia pada Februari 2022.
Bantuan militer tambahan ini diumumkan selang beberapa hari usai paket bantuan terpisah senilai $2,1 miliar yang berisi kemampuan pertahanan udara dan amunisi tambahan disahkan di bawah Inisiatif Bantuan Keamanan Ukraina, otoritas di mana AS memperoleh kemampuan dari industri dan mitranya. (bp)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































