AS Klaim Program Nuklir Iran Alami Kemunduran Hingga Dua Tahun

Jakarta, IDM – Kementrian Pertahanan (Kemhan) Amerika Serikat (AS) mengatakan bahwa program energi nuklir Iran mengalami kemunduran sekitar satu hingga dua tahun akibat serangan AS pada bulan lalu.
Pada 21 Juni lalu, pesawat pengebom B-2 Spirit AS bertolak dari Pangkalan Angkatan Udara Whiteman, Missouri dan menjatuhkan 14 bom GBU-57 ke tiga fasilitas nuklir Iran yakni di Fordow, Natanz, dan Isfahan.
Baca Juga: AS Batal Kirim Sebagian Bantuan Militer, Ukraina Khawatir Rusia Semakin Agresif
Melansir dari Defense.gov, laman Kemhan AS, Kamis (3/7), Intelijen AS telah menganalisis kerusakan yang dialami Iran dan ditemukan bahwa serangan itu telah menyebabkan kemunduran hingga dua tahun bagi program nuklir Iran. Parnell mengklaim, penilaian intelijen dari sekutu juga mencerminkan penilaian AS tersebut.
Baca Juga: Stok Menipis, AS Batal Kirim Sebagian Bantuan Militer ke Ukraina
"Penilaian kami terhadap kerusakan akibat pertempuran tetap tidak berubah. Kami yakin, dan tentu saja semua intelijen yang telah kami lihat telah membuat kami yakin bahwa fasilitas-fasilitas tersebut khususnya, telah hancur total. Mereka (sekutu) memiliki sentimen yang sama dengan kami tentang degradasi program nuklir Iran," kata Parnell. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































