Kementrian Pertahanan (Kemhan) Amerika Serikat (AS) mengatakan bahwa program energi nuklir Iran mengalami kemunduran sekitar satu hingga dua tahun akibat serangan AS pada bulan lalu.
Amerika Serikat (AS) meluncurkan serangan udara terhadap situs nuklir Iran menggunakan pesawat pengebom B-2 dan rudal Tomahawk, yang diklaim merusak fasilitas itu secara signifikan.