Serang Fasilitas Nuklir Iran, AS Kerahkan Pesawat Pengebom B-2 dan 30 Rudal Tomahawk

Jakarta, IDM – Amerika Serikat (AS) meluncurkan serangan udara terhadap situs nuklir Iran menggunakan pesawat pengebom B-2 dan rudal Tomahawk, yang diklaim merusak fasilitas itu secara signifikan.
Pada Minggu (22/6), AS menyerang tiga fasilitas nuklir di Iran, tujuannya untuk menghancurkan program nuklirnya di tengah konflik dengan Israel. Setelah serangan itu, Presiden AS Donald Trump menyampaikan pidato di Gedung Putih bahwa lokasi nuklir utama Iran "hancur total dan sepenuhnya."
Baca Juga: Agresi Terus Berlanjut, Iran Desak DK PBB Tindak Israel
Melansir Fox News, Senin (23/5), Trump mengungkapkan bahwa AS menggunakan enam 'bom penghancur bunker', yang masing-masing berbobot 15 ton dalam serangannya terhadap fasilitas nuklir Fordow di Iran.
Keenam rudal itu dijatuhkan dari pesawat pengebom B-2, yang dikawal oleh pesawat tempur F-22 dan F-16. Pesawat perang elektronik EA-18 Growler juga disebut turut dikerahkan AS.
Baca Juga: Norwegia Siap Gelontorkan 5% dari PDB untuk Pertahanan
Selain itu, AS juga meluncurkan 30 rudal Tomahawk yang diluncurkan dari kapal selam terhadap fasilitas nuklir di Nanatz dan Isfahan. Analis berspekulasi bahwa rudal itu ditembakkan dari Kapal Selam Kelas Ohio tetapi AS belum mengkonfirmasi hal tersebut.
Adapun, sekitar 300 prajurit AS masih berada di wilayah Israel, mengoperasikan sistem pertahanan rudal THAAD dan Patriot. Bersama dengan pasukan Israel, mereka telah mencegat drone dan rudal Iran sejak konflik pecah pada 13 Juni lalu. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































