AS dan Polandia Luncurkan Operasi untuk Perangi Disinformasi dari Rusia

Jakarta, IDM – Amerika Serikat (AS) dan Polandia meluncurkan operasi internasional yang berbasis di Ibu Kota Warsawa dengan misi membantu Ukraina melawan disinformasi Rusia.
Dilansir dari AP, Selasa (11/6), Ukraine Communications Group dibentuk sebagai upaya untuk mendeteksi dan menghilangkan kampanye disinformasi Rusia yang bertujuan melemahkan dukungan terhadap Ukraina secara global.
Baca Juga: Hampir 90 Negara akan Ikut KTT Perdamaian Ukraina, Rusia Diyakini Tidak Hadir
Kelompok tersebut mencakup perwakilan dari 12 negara termasuk Kanada, Perancis, Jerman, Finlandia, Italia dan beberapa anggota NATO lainnya serta Ukraina sendiri. Mereka bekerja di ruang yang disediakan oleh Kementerian Luar Negeri Polandia.
“Tantangan dalam perang informasi bukan hanya mengetahui apa yang dilakukan Rusia, namun juga mencari cara terbaik untuk memeranginya,” kata James Rubin, diplomat AS yang ditugaskan dalam kelompok tersebut.
Baca Juga: Tentara Korut Lintasi Batas Garis Demarkasi Militer, Korsel Lepas Tembakan
Rubin mengatakan, inisiatif ini berasal dari Amerika Serikat tetapi Polandia menyambut baik ide itu karena mereka sangat khawatir dengan dampak buruk disinformasi terhadap demokrasi. Sebelumnya, pejabat pemerintahan Polandia dilaporkan menjadi sasaran sabotase yang dilakukan oleh dinas rahasia Rusia. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































