AS akan Kirim Kapal Perang dan Pesawat Tempur Tambahan ke Timur Tengah

Jakarta, IDM – Amerika Serikat (AS) berencana mengerahkan pesawat tempur dan kapal perang Angkatan Laut tambahan ke Timur Tengah, usai ketegangan yang meningkat di kawasan tersebut.
Dilansir dari Reuters, Kamis (8/8), hal itu dilakukan sebagai upaya memperkuat pertahanan menyusul ancaman dari Iran dan sekutunya Hamas serta Hizbullah, usai serangan Israel yang menewaskan pemimpin Hamas Ismail Haniyeh.
Baca Juga: Filipina, AS, Australia dan Kanada Gelar Latihan Gabungan di Laut Cina Selatan
Rencana itu diusulkan oleh Menteri Pertahanan (Menhan) AS Lloyd Austin untuk mengirim kapal penjelajah dan kapal perusak Angkatan Laut, yang dapat menembak jatuh rudal balistik. AS pun akan mengirim tambahan satu skuadron pesawat tempur ke Timur Tengah.
"Austin telah memerintahkan penyesuaian postur militer AS yang dirancang untuk meningkatkan perlindungan pasukan AS, untuk meningkatkan dukungan bagi pertahanan Israel, dan untuk memastikan AS siap menanggapi berbagai kemungkinan," kata Kemhan AS.
Baca Juga: Diserang Ukraina, Rusia Tetapkan Keadaan Darurat di Kursk
Kematian Haniyeh merupakan salah satu dari serangkaian pembunuhan pemimpin Hamas oleh Israel saat perang di Gaza. Peristiwa itu pun dikhawatirkan memperluas konflik di wilayah tersebut. Sebelumnya, juru bicara Kemhan AS, Sabrina Singh pun menyebut bahwa eskalasi lanjutan mungkin akan terjadi.
"Saya pikir kami menyampaikan pesan kami secara langsung bahwa kami tentu tidak ingin melihat ketegangan meningkat dan kami yakin ada jalan keluar di sini dan itu adalah kesepakatan gencatan senjata," kata Singh. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































