Zelensky Ungkap Keinginan Trump Terkait Rencana Damai dengan Rusia

Jakarta, IDM - Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan bahwa Amerika Serikat (AS) menginginkan agar Ukraina menarik pasukan dari wilayah Donbas dan dibentuknya 'zona ekonomi bebas' di bagian yang saat ini dikuasai Kyiv.
Berdasarkan proposal damai sebelumnya, AS telah menyarankan konsesi teritorial serupa. Kini AS mengusulkan versi baru di mana pasukan Ukraina akan tetap mundur, tetapi pasukan Rusia tidak akan maju ke wilayah tersebut.
Baca Juga: Tinjau Pengungsian Aceh Tamiang, Presiden Prabowo Sampaikan Maaf dan Ingatkan Soal Lingkungan
Melansir The Guardian, Jumat (12/12), Zelensky mengaku tidak percaya rencana itu adil jika tanpa jaminan. Dikhawatirkan pasukan Rusia akan mengambil alih zona ekonomi bebas setelah penarikan pasukan Ukraina.
"Jika pasukan satu pihak harus mundur dan pihak lain tetap di tempat mereka berada, lalu apa yang akan menahan pasukan lain ini, Pasukan Rusia?. Atau apa yang akan menghentikan mereka menyamar sebagai warga sipil dan mengambil alih zona ekonomi bebas ini?," ungkapnya.
Baca Juga: Konflik dengan Thailand, Kamboja Desak PBB Kirim Tim Pencari Fakta
Ia menuturkan, jika Ukraina menyetujui skema tersebut, maka perlu diadakan pemilihan umum atau referendum untuk meratifikasinya. Menurutnya, hanya rakyat Ukraina yang dapat membuat keputusan tentang konsesi teritorial.
Zelensky telah mendapat tekanan besar dari Donald Trump untuk menyepakati rencana perdamaian dari AS. Bahkan, Sekretaris pers Trump, Karoline Leavitt mengatakan bahwa Presiden sangat frustrasi dengan kedua pihak dalam perang ini, dan ia muak dengan pertemuan hanya demi pertemuan. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































