Usai Luncurkan Serangan Udara, Israel Klaim Mulai Evakuasi Warga Palestina dari Rafah

Jakarta, IDM - Israel mengatakan bahwa pihaknya mulai memerintahkan warga Palestina yang tinggal di Rafah bagian timur untuk mengungsi. Mereka akan diarahkan untuk pergi ke kamp-kamp pengungsian di dekat Khan Younis dan Al Muwassi.
Israel Defense Forces (IDF) melalui platform X, Senin (6/4), menyebut evakuasi dari Rafah timur tersebut bersifat sementara dan akan dilakukan secara bertahap.
Baca Juga: Houthi Kembali Tegaskan akan Serang Kapal Apapun yang Menuju Israel
“Sesuai dengan persetujuan pemerintah, penilaian situasi yang sedang berlangsung akan memandu pergerakan bertahap warga sipil di wilayah tertentu di Rafah timur, ke wilayah kemanusiaan," tulis IDF.
“Seruan untuk pindah sementara ke wilayah kemanusiaan akan disampaikan melalui brosur, pesan SMS, panggilan telepon, dan siaran media dalam bahasa Arab," tambahnya.
Sebelumnya, berdasarkan laporan Al Jazeera, Israel meluncurkan serangan udara ke Rafah yang menewaskan sedikitnya 19 orang pada Minggu (5/5). Serangan itu merupakan balasan beberapa jam usai Hamas meluncurkan roket di penyeberangan Kerem Shalom ke Gaza, yang menurut Israel menewaskan tiga pasukannya.
Baca Juga: Ukraina Klaim Tembak Jatuh Pesawat Tempur Su-25 Rusia
Pekan lalu, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu juga mengungkapkan pasukannya akan menyerang Rafah untuk mencapai 'kemenangan total' yaitu melenyapkan seluruh pasukan Hamas.
"Kita akan memasuki Rafah dan kita akan melenyapkan batalyon Hamas di sana, dengan atau tanpa kesepakatan, untuk mencapai kemenangan total,” kata Netanyahu melansir Gov.il, laman Pemerintahan Israel. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































