INTERNASIONAL

Unjuk Kekuatan, Kapal Angkatan Laut Cina dan Rusia Belayar Dekat Wilayah Jepang

Kapal Angkatan Laut Cina dan Rusia
Kapal perusak Jinan Cina dan kapal penjelajah rudal Varyag Rusia saat latma militer Naval Interaction 2022 di Laut Cina Timur. (Foto: Dok. Xinhua)

Jakarta, IDM - Kementerian Pertahanan Jepang mengatakan bahwa kapal Angkatan Laut Cina dan Rusia berlayar di perairan dekat wilayah Jepang pada beberapa waktu lalu. Kapal-kapal itu rupanya tergabung dalam patroli bersama yang baru-baru ini dilakukan di Samudera Pasifik.

Dilansir dari Kyodo, Jumat (18/8), sebanyak enam kapal Cina dan lima kapal Rusia disebut melintas di antara Pulau Okinawa dan Miyakojima arah barat daya sebelum melanjutkan ke Laut Cina Timur. Pelayaran itu tidak melanggar teritorial dan merupakan yang pertama kalinya dilakukan kedua negara di dekat perbatasan Jepang.

Baca Juga: Diduga Mata-Mata Rusia, Inggris Tangkap Tiga Warga Negara Bulgaria

"Kementerian Pertahanan Jepang memandang kegiatan militer bersama yang berulang kali dilakukan oleh Cina dan Rusia di sekitar Jepang jelas ditujukan untuk menunjukkan kekuatan mereka terhadap negara kita," katanya.

Lebih lanjut, Kementrian Pertahanan Jepang menyebut pihaknya telah menyampaikan keprihatinannya melalui saluran diplomatik. Sebab, unjuk kekuatan kedua negara tersebut dapat menimbulkan ancaman terhadap keamanan.

"Kami menyatakan keprihatinan serius atas keamanan dan tetap waspada sambil memantau situasi," ujarnya.

Baca Juga: Ukraina Klaim Pukul Mundur Pasukan Rusia di Wilayah Timur

Sebelumnya, kapal Angkatan Laut Cina dan Rusia juga terlihat berlayar melalui Selat Soya yang terletak di antara Pulau Hokkaido dan Sakhalin ke Laut Okhotsk setelah melakukan latihan bersama di Laut Jepang.

Kegiatan kedua negara yang meningkat di kawasan Timur itu dilakukan berdasarkan kesepakatan Cina dan Rusia untuk mempererat komunikasi dan latihan bersama melalui patroli laut secara teratur saat pertemuan di Beijing pada awal bulan Juli. (bp)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.