Trump Klaim Iran Ingin Selat Hormuz Dibuka Segera

Jakarta, IDM – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengklaim bahwa Iran berasa dalam "keadaan runtuh" dan telah meminta untuk membuka kembali Selat Hormuz sesegera mungkin.
"Iran baru saja memberi tahu kami bahwa mereka berada dalam 'Keadaan Runtuh'. Mereka ingin kami 'Membuka Selat Hormuz' sesegera mungkin," kata Trump melalui platform Truth Social miliknya, Rabu (29/4).
Baca Juga: Indonesia Dorong Kemitraan Uni Eropa-ASEAN di Tengah Dinamika Global
Pernyataan itu muncul di tengah laporan yang menunjukkan bahwa ia tidak puas dengan proposal terbaru dari Iran. Menurut The New York Times, Trump diberi pengarahan tentang hal itu selama pertemuan di Gedung Putih pada Senin lalu.
Proposal itu menyerukan agar AS mengakhiri blokade atas kapal-kapal Iran, sambil memperpanjang atau menjadikan gencatan senjata permanen. Namun, perundingan terkait nuklir hanya akan dimulai setelah blokade dicabut.
"Jika Iran memiliki senjata nuklir, seluruh dunia akan menjadi sandera. Saya sedang melakukan sesuatu terhadap Iran, saat ini, yang seharusnya sudah dilakukan oleh negara atau presiden lain sejak lama," kata Trump, menegaskan bahwa program nuklir Iran harus dihentikan.
Baca Juga: Korsel Desak Aksi Global Hadapi Ancaman Nuklir Korut
Konflik bermula ketika AS-Israel meluncurkan serangan gabungan ke Iran pada 28 Februari, yang dibalas dengan serangan terhadap Israel dan negara-negara tetangga yang menampung aset AS.
Awalnya gencatan senjata dijadwalkan berakhir pada 22 April. Namun, Trump mengumumkan perpanjangan tanpa batas waktu atas permintaan Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif dan kepala militer Asim Munir selaku mediator. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































