Trump Kembali Singgung NATO karena Enggan Terlibat Perang Iran

Jakarta, IDM – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengecam NATO karena enggan membantu melawan Iran. Hal itu ia ungkapkan setelah pertemuan dengan Sekretaris Jenderal (Sekjen) NATO Mark Rutte di Gedung Putih pada beberapa waktu lalu.
Baca Juga: Indonesia Desak PBB Tuntaskan Investigasi Gugurnya Pasukan UNIFIL di Lebanon
"NATO tidak ada ketika kita membutuhkannya, dan mereka tidak akan ada di sana jika kita membutuhkannya lagi," tulis Trump melalui platform X, dikutip pada Kamis (9/4).
Pernyataan itu juga diunggah sehari setelah ia mengungkapkan bahwa AS dan Iran telah menyepakati kesepakatan gencatan selama dua minggu, di mana Selat Hormuz akan kembali dibuka.
Sebelum Trump bertemu Rutte, juru bicara Gedung Putih Karoline Leavitt mengatakan bahwa negara-negara anggota NATO telah “mengabaikan rakyat AS” serta “mereka telah diuji, dan gagal.”
Baca Juga: AS Sebut Penghentian Konflik di Lebanon Tidak Termasuk dalam Kesepakatan Gencatan Senjata
Retorika tersebut telah menimbulkan kekhawatiran bahwa Trump dapat menarik AS dari aliansi tersebut. Beberapa negara anggota NATO menolak memberi akses wilayah udara mereka untuk pesawat militer AS maupun mengirim pasukan angkatan laut guna membantu membuka kembali Selat Hormuz. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































