Trump Ingin Caplok Greenland untuk Cegah Rusia dan Cina

Jakarta, IDM – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan bahwa negaranya perlu "memiliki" Greenland untuk mencegah Rusia dan Cina melakukannya lebih dulu.
Trump kembali menggaungkan keinginan untuk menguasai Greenland, wilayah semi-otonom Denmark sekaligus anggota NATO. Ia juga akui tidak mengesampingkan opsi untuk mewujudkanya.
Baca Juga: Presiden Kolombia Sebut Sikap Trump Ingin Membangun Imperium Washington
Sementara, Denmark dan Greenland menegaskan wilayah itu tidak dijual dan agresi militer AS akan mengakhiri aliansi mereka. Meskipun merupakan wilayah dengan populasi sedikit, lokasi Greenland strategis bagi AS untuk sistem peringatan dini jika terjadi serangan rudal.
Adapun, AS sudah memiliki lebih dari 100 personel militer yang ditempatkan di Pituffik, Greenland, sebuah fasilitas militer yang telah dioperasikan AS sejak Perang Dunia II.
Berdasarkan perjanjian dengan Denmark, AS memiliki wewenang untuk mengerahkan pasukan ke Greenland. Namun, Trump mengatakan 'perjanjian sewa' saja tidak cukup.
"Negara tidak dapat membuat kesepakatan sembilan tahun atau bahkan kesepakatan 100 tahun," katanya, menegaskan bahwa AS harus memiliki kepemilikan atas Greenland, melansir BBC, Sabtu (10/1).
Baca Juga: Presiden Korut Tekankan Komitmen Dukungan ke Putin
Trump menuturkan, kepemilikan atas Greenland akan membuat AS mampu untuk sekaligus mempertahankannya. "Negara-negara harus memiliki kepemilikan dan kepemilikan itu dapat dipertahankan. Anda tidak dapat mempertahankan sewa. Dan kita harus mempertahankan Greenland," katanya.
"Saya mencintai rakyat Cina. Saya mencintai rakyat Rusia. Tetapi saya tidak ingin mereka menjadi tetangga di Greenland, itu tidak akan terjadi. Dan omong-omong, NATO harus memahami itu," tutupnya. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































