Tingkatkan Kerjasama Pertahanan, Singapura dan Cina akan Gelar Latihan Militer

Jakarta, IDM - Angkatan Bersenjata Singapura dan Cina berencana menggelar latihan militer bilateral selama dua minggu mulai tanggal 1 September mendatang. Latihan ini merupakan yang pertama kalinya digelar karena sempat di tunda selama pandemi Covid-19.
Dilansir dari Mindef.gov.sg, laman resmi Kementrian Pertahanan (Kemhan) Singapura, Senin (28/8), Latihan bertajuk ‘Exercise Cooperation’ tahun ini merupakan iterasi yang kelima yang digelar sejak 2009. Nantinya, tentara dari Batalyon Komando 1 dan Divisi 3 Angkatan Darat Singapura, serta Angkatan Darat Cina dari Divisi 74 Southern Theater Command Army (STCA) akan ikut berpartisipasi hingga 14 September.
Baca Juga: Australia dan Filipina Gelar Latihan Bersama di Laut Cina Selatan
Terjalinnya latihan ini merupakan bentuk komitmen hubungan bilateral khususnya di bidang pertahanan yang telah terjalin dalam waktu yang lama. Selain itu, latihan ini juga diharapkan dapat meningkatkan kerja sama timbal balik yang mempertahankan stabilitas perdamaian di Kawasan.
“Interaksi ini memungkinkan kedua belah pihak untuk memperkuat hubungan profesional dan memupuk ikatan antar masyarakat, serta meningkatkan rasa saling percaya dan pemahaman antara militer kedua negara,” kata Kemhan Singapura.
Baca Juga: Usai diselidiki, Badan Investigasi Rusia Konfirmasi Kematian Prigozhin
Lebih lanjut, Kemhan Singapura menyebut latihan kali ini akan fokus pada operasi kontra-terorisme perkotaan. Para tentara akan terlibat dalam pertukaran pengalaman dan latihan skenario penyelamatan maupun latihan taktis, seperti rappelling, pertarungan tangan kosong, dan penembakan senjata ringan.
“Selain latihan bilateral dan multilateral, kedua lembaga pertahanan juga berinteraksi secara teratur melalui pertukaran tingkat tinggi, saling kunjungan, kehadiran lintas kursus, pertukaran akademis, dan kunjungan ke pelabuhan,” katanya. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































