Swedia akan Kirim Bantuan Militer Senilai $682 juta ke Ukraina

Jakarta, IDM - Kementerian Pertahanan (Kemhan) Swedia memutuskan untuk memberi bantuan militer ke Ukraina senilai 7,1 miliar Krona Swedia (sekitar $682 juta), sebagai bentuk dukungan dalam menghadapi konflik bersenjata dengan Rusia.
Bantuan ini akan menjadi yang ke-15 sekaligus dengan nilai terbesar untuk Ukraina, sehingga total bantuan yang diberikan sejak konflik pecah pada tahun 2022 mencapai sekitar 30 miliar Krona Swedia.
Baca Juga: Jepang Perbolehkan Pasukan Militer Miliki Rambut Panjang
"Paket 15 senilai 7,1 miliar krona, ini terdiri dari inisiatif maritim yang mencakup Combat Boat 90s, perahu motor kecil dan cepat (G-boat) dan senjata bawah air. Paket (bantuan) itu juga mencakup amunisi artileri, sistem anti-pesawat, senjata anti-tank ringan, granat tangan, peralatan medis, kendaraan transportasi medis, makanan," katanya melansir Government.se, laman resmi pemerintah Swedia, Rabu (21/2).
Baca Juga: WHO Berhasil Evakuasi Puluhan Pasien Kritis di Gaza
Selain persenjataan, bantuan itu juga termasuk dukungan finansial untuk mengembangkan kemampuan pertahanan Ukraina. Sebelumnya, Swedia telah mengirimkan sistem artileri Archer, 50 kendaraan tempur lapis baja CV90, sekitar 10 tank Leopard 2 dan sistem rudal anti-udara. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































