Senin, 15 April 2024

Jepang Perbolehkan Pasukan Militer Miliki Rambut Panjang

BACA JUGA

Jakarta, IDM – Kementerian Pertahanan Jepang kini melonggarkan aturan bagi pasukan militer yang baru bergabung, yaitu memperbolehkan mereka memiliki rambut panjang.

Dilansir dari BBC, Selasa (20/2), berdasarkan aturan baru tersebut, prajurit pria diperbolehkan memiliki rambut yang lebih panjang di bagian depan tetapi tetap pendek di bagian bawah dan samping telinga. Sementara, prajurit wanita diperbolehkan memiliki rambut yang lebih panjang namun tidak boleh mencapai bahu ketika diikat agar tidak menggangu saat menggunakan helm maupun topi.

Baca Juga: Mesir Tegaskan Tidak Bangun Fasilitas Pengungsian Bagi Warga Gaza di Perbatasan

Peraturan itu diberlakukan dalam upaya menarik lebih banyak generasi muda. Sebab, pemerintahan Jepang sedang berupaya mengatasi kekurangan tentara di tengah meningkatnya dinamika geopolitik di kawasan.

“Ketika negara kita menghadapi kekurangan tenaga kerja yang serius, kami (Kementerian Pertahanan) menyadari persaingan dengan pihak lain, termasuk sektor swasta, untuk mendapatkan talenta semakin meningkat,” kata Menteri Pertahanan Jepang Minoru Kihara.

Baca Juga: Kanada akan Kirim Lebih dari 800 Drone SkyRanger R70 ke Ukraina

Selain peraturan potongan rambut, Kementerian Pertahanan Jepang juga sedang mempertimbangkan langkah-langkah untuk mengizinkan orang-orang bertato untuk bergabung menjadi anggota militer. Layaknya Indonesia, tato telah lama menjadi hal yang tabu di Jepang, karena dikaitkan dengan geng terorganisir Yakuza. (bp)

BERITA TERBARU

INFRAME

Panglima TNI Pimpin Serah Terima Jabatan KSAU

Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menyerahkan bendera panji Swa Bhuwana Paksa kepada Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) yang baru Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono. Upacara serah terima jabatan (sertijab) tersebut berlangsung di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Jumat (5/4).

EDISI TERBARU

sidebar
ads-custom-5

POPULER