Sekitar 630 Truk Berisi Bantuan Kemanusiaan Telah Memasuki Gaza

Jakarta, IDM – Badan Kemanusiaan PBB atau OCHA mengatakan bahwa lebih dari 630 truk yang membawa bantuan kemanusiaan telah disalurkan untuk rakyat Palestina di Jalur Gaza pada hari kedua gencatan senjata Hamas-Israel.
"Bantuan kemanusiaan telah disalurkan ke Gaza sebagai bagian dari persiapan untuk meningkatkan dukungan kami kepada para penyintas. Lebih dari 630 truk berisi bantuan kemanusiaan telah memasuki Gaza hari ini, dengan sedikitnya 300 truk di antaranya menuju ke utara," tulis Tom Fletcher, Wakil Sekretaris Jenderal PBB untuk Urusan Kemanusiaan dan Koordinator Bantuan Darurat melansir Unocha.org, Selasa (21/1).
Baca Juga: Gencatan Senjata, Hamas Bebaskan Tiga Tahanan Israel
"Kami menyadari tantangan logistik yang dihadapi oleh mereka yang mengirimkan bantuan ini, termasuk tumpukan puing dan sisa-sisa perang yang belum meledak. Keselamatan semua warga sipil, termasuk pekerja bantuan, tetap menjadi prioritas utama kami," sambungnya.
Berdasarkan kesepakatan, sekitar 600 truk bantuan harus masuk ke Gaza setiap hari selama enam minggu awal gencatan senjata, termasuk 50 truk yang membawa bahan bakar. Sebagian bantuan itu pun akan dikirim ke wilayah utara Gaza.
Baca Juga: Israel Bebaskan 90 Tahanan Palestina
Senada, Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengatakan bahwa pihaknya masih menghadapi kendala dan tantangan yang signifikan. Ia menyebut PBB, dan kelompok bantuan lainnya memerlukan akses yang cepat, aman, dan tanpa hambatan.
"Visa, izin, dan kondisi pendukung lainnya harus segera tersedia untuk memungkinkan lonjakan bantuan yang sangat dibutuhkan. Kami memerlukan peralatan teknis, perlindungan, dan komunikasi yang diperlukan," katanya saat pertemuan Dewan Keamanan PBB, melansir Un.org. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































