Sejak Konflik dengan Hamas, Israel Mendapat Lebih dari 10.000 Bom dari AS

Jakarta, IDM – Amerika Serikat (AS) telah mengirimkan lebih dari 10.000 bom seberat 2.000 pon (sekitar 907 kg) ke Israel dan ribuan rudal Hellfire sejak dimulainya perang di Gaza pada Oktober tahun lalu.
Dilansir dari Reuters, Sabtu (29/6), otoritas pemerintah AS yang disembunyikan identitasnya mengatakan, setidaknya pengiriman itu terdiri dari 14.000 bom MK-84 seberat 2.000 pon (sekitar 907 kg), 6.500 bom seberat 500 pon (sekitar 226 kg), 3.000 rudal udara ke darat Hellfire, 1.000 bom penghancur bunker, 2.600 bom berdiameter kecil yang dijatuhkan dari udara, dan berbagai amunisi lainnya.
Baca Juga: Lakukan Uji Coba, Korut Klaim Berhasil Kembangkan Rudal Berhulu Ledak Ganda
Jumlah total pengiriman amunisi itu menunjukkan bahwa tidak ada penurunan yang signifikan dalam dukungan militer AS kepada Israel, meskipun ada seruan internasional untuk membatasi pasokan senjata ke negara tersebut.
Menurut pengamat Center for Strategic and International Studies Tom Karako, pengiriman tersebut juga menunjukkan langkah konsisten AS dalam membantu Israel melawan Hamas.
Baca Juga: Ukraina Sepakati Perjanjian Keamanan dengan Uni Eropa
“Meskipun jumlah (amunisi) ini dapat dikeluarkan dengan relatif cepat dalam sebuah konflik besar, daftar ini jelas mencerminkan tingkat dukungan yang besar dari AS untuk sekutu Israel,” kata Tom. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































