POLKAM

Sebut Kedaulatan Terancam, Menhan Sjafrie Singgung 10 Pengusaha Kuasai Ekonomi Indonesia

Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin.
Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin. (IDM/Nirmala Maulana)

Jakarta, IDM – Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin menyinggung terdapat 10 pengusaha yang menguasai ekonomi Indonesia sehingga mengancam kedaulatan nasional.

Hal itu disampaikan Menhan Sjafrie saat memberikan pengarahan kepada para peserta retret Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) di Pusat Kompetensi Bela Negara, Cibodas, Rumpin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (31/1).

Sjafrie mengaku mendapat data 10 pengusaha tersebut, meskipun tidak menyebut siapa nama-namanya.

Baca Juga: Kemenko Polkam Perkuat Sinergi Lintas Sektor Tangani Isu Separatisme

“Jadi (untuk) masalah ekonomi kita, bahwa kenyataan ada 10 orang yang menguasai ekonomi kita,” kata Sjafrie.

Menhan RI bahkan menyebut, pengusaha-pengusaha tersebut tampil legal, tetapi ilegal dalam tindakan.

Oleh karena itu, pemerintah membentuk Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) yang menertibkan sumber daya strategis seperti sawit, timah, hingga nikel.

“Mungkin Bapak-Bapak pernah mendengar Satuan Tugas Penertiban (Kawasan) Hutan, kita menghentikan penyelundupan di Maluku dan lainnya. Ini karena kita lupa bahwa kita perlu menjaga kedaulatan negara, kedaulatan politik, ekonomi, dan kedaulatan wilayah,” ujar Sjafrie selaku Ketua Pengarah Satgas PKH.

Sjafrie mengatakan, hingga saat ini, Indonesia masih diincar kekayaan alamnya melalui penyelundupan ilegal, baik yang dilakukan bangsa sendiri maupun kolaborasi dengan luar negeri.

Baca Juga: Pemerintah Perkuat Strategi Nasional Pelindungan Pekerja Migran Indonesia

“Kita punya ancaman kedaulatan ekonomi, bersifat ilegal. Ada juga (pengusaha) yang legal tetapi tidak melakukan kewajibannya,” tutur Menhan RI.

Sjafrie menyebutkan, berbagai penyelundupan ilegal itu membuat negara mengalami kebocoran hingga Rp 5.770 triliun. Ia mengatakan, rezim berganti, tetapi tidak dengan pengusaha.

“Kita wajib membela negara kita yang sedang dalam ancaman ekonomi ini,” kata Menhan RI. (nma)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.