Rusia Siap Hadapi Barat Jika Ingin Perang di Ukraina

Jakarta, IDM - Rusia siap jika negara-negara Barat ingin berperang demi Ukraina. Hal itu disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov pada beberapa waktu lalu.
“Jika mereka (Barat) ingin menyelesaikan konflik di Ukraina di medan perang, maka solusinya akan dilakukan di medan perang,” kata Lavrov melansir Tass, Selasa (14/5).
Baca Juga: AS Sebut Serangan Israel ke Rafah Tidak akan Lenyapkan Hamas
Ia pun kembali menegaskan bahwa Rusia siap untuk bernegosiasi secara nyata. Menurutnya, Rusia telah menunjukkan niat untuk 'selangkah lagi' mengakhiri konflik di Ukraina ketika perundingan dengan mediator di Kota Istanbul, Turki pada Maret 2022.
“(Selama perundingan) di Istanbul, kami memang selangkah lagi menandatangani dokumen awal untuk mengakhiri operasi militer khusus dengan syarat yang kini diakui oleh perwakilan Ukraina sangat bermanfaat. Analis politik kita juga mengatakan demikian dan saya setuju dengan hal itu," ujarnya.
Baca Juga: PBB Pastikan Jumlah Korban Tewas di Gaza Hampir 35.000
Namun, ia menyebut bahwa perundingan tersebut merupakan terakhir kalinya bagi Rusia mempercayai adanya niat dari pihak terkait. Sebab, menurutnya Rusia kembali 'disesatkan' hingga kesepakatan gagal diraih.
“Kami kembali disesatkan sehingga mereka memaksa kami untuk melakukan perlawanan,” imbuhnya.
Lebih lanjut, ia menilai perundingan perdamaian yang akan berlangsung di Swiss bulan depan tanpa melibatkan Pemerintahan Putin, sama saja dengan ultimatum kepada Rusia. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































