Rusia Klaim Tembak Jatuh Drone Ukraina yang Mendekati Moskow

Jakarta, IDM - Kementerian Pertahanan (Kemhan) Rusia mengklaim pihaknya telah menembak tiga drone Ukraina yang terbang mendekati Ibu Kota Moskow pada beberapa waktu lalu. Tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Dilansir dari Al Jazeera, Senin (28/8), sebanyak dua drone ditembak jatuh di wilayah yang berbatasan dengan Ukraina, sedangkan drone lainnya dihancurkan saat dekat wilayah Ibu Kota Moskow. Seluruh drone itu diklaim tembak oleh sistem pertahanan udara Rusia.
Baca Juga: Usai diselidiki, Badan Investigasi Rusia Konfirmasi Kematian Prigozhin
“Pertahanan udara di distrik Lyubertsy, tenggara Moskow telah menghancurkan sebuah drone yang terbang menuju Moskow. Dua drone lainnya dihancurkan oleh sistem pertahanan udara di wilayah barat Bryansk yang berbatasan dengan Ukraina. Tidak ada korban jiwa atau kerusakan dan layanan darurat sudah berada di lokasi kejadian,” kata Walikota Sergei Sobyanin.
Meskipun tidak ada korban jiwa, otoritas wilayah Rosaviatsia menyebut bahwa sebanyak tiga bandara untuk sementara menerapkan pembatasan penerbangan selama beberapa jam. Serangan itu merupakan yang kesekian kalinya dihadapi Rusia selama sebulan terakhir.
Baca Juga: Tingkatkan Kerjasama Pertahanan, Singapura dan Cina akan Gelar Latihan Militer
Sebelumnya, Rusia juga menembak jatuh sebanyak 20 drone di Krimea pada pertengahan Agustus lalu. Semenanjung Krimea sendiri telah diduduki oleh Rusia sejak 2014, delapan tahun sebelum Presiden Vladimir Putin memerintahkan invasi besar-besaran ke tetangganya pada Februari 2022.
Hingga kini, kedua negara terus melakukan serangan drone khususnya sejak Ukraina meluncurkan drone ke Kremlin pada awal Mei. Tetapi, Ukraina tidak pernah mengklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































