Rusia Klaim Tembak Jatuh Delapan Rudal ATACMS Ukraina

Jakarta, IDM – Kementerian Pertahanan (Kemhan) Rusia mengatakan bahwa pihaknya berhasil menembak jatuh delapan rudal balistik ATACMS buatan Amerika Serikat (AS) dan 72 drone yang diluncurkan Ukraina di medan tempur.
"Unit pertahanan udara menembak jatuh delapan rudal taktis operasional ATACMS buatan AS dan 72 drone sayap tetap," tulis Kemhan Rusia melalui Telegram, dilansir pada Minggu (5/1).
Baca Juga: Korsel Bantah Tuduhan Kirim Propaganda Anti-Korut
Kemhan Rusia menyebut rudal balistik itu dihancurkan oleh sistem antirudal SAM S-400 dan Pantsir. Tidak ada laporan korban akibat serangan tersebut.
Rudal ATACMS memiliki jangkauan hingga 300 km. Presiden AS Joe Biden dilaporkan telah memasok rudal tersebut kepada Ukraina, yang mampu menembus wilayah Rusia. Sementara, pihak Rusia telah memperingatkan bahwa penggunaan rudal itu dapat memicu serangan balasan yang tegas.
Baca Juga: Dilarang Israel, UNRWA akan Berhenti Operasi di Gaza dan Tepi Barat
"Secara total, sejak dimulainya operasi militer khusus, 651 pesawat, 283 helikopter, 39.279 drone, 590 sistem rudal antipesawat, 20.221 tank dan kendaraan tempur lapis baja lainnya, 1.506 kendaraan tempur MLRS, 20.186 senjata artileri lapangan dan mortir, dan 29.857 unit kendaraan militer pendukung telah dinetralkan," kata Kemhan Rusia. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































