INTERNASIONAL

Rusia Kecam Serangan Israel ke Fasilitas Nuklir Iran

Fasilitas pengolahan uranium
Fasilitas pengolahan uranium di Fordow Fuel Enrichment Plant (FFEP), Provinsi Qom, Iran. (Foto: Dok. Iran Press)

Jakarta, IDM - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Rusia mengecam serangkaian serangan Israel terhadap Iran dan menekankan bahwa penyelesaian konflik atas program nuklir Teheran hanya dapat diraih melalui diplomasi.

"Serangan intensif Israel yang terus-menerus terhadap fasilitas nuklir di Republik Islam Iran melanggar hukum internasional, menimbulkan ancaman yang tidak dapat diterima bagi keamanan internasional, dan membawa dunia lebih dekat ke bencana nuklir. Konsekuensinya akan dirasakan secara global, termasuk di Israel sendiri," tulis Kemlu Rusia melansir laman resminya Mid.ru, Rabu (18/5).

Baca Juga: Iran Peringatkan Potensi Keluar dari Perjanjian Non-proliferasi Nuklir

Lebih lanjut, Kemlu Rusia menyoroti pernyataan Iran tentang komitmennya terhadap kewajiban perjanjian non-proliferasi nuklir. Iran juga terbuka untuk menyelesaikan konflik ke meja perundingan jika Israel berhenti melakukan serangan.

Pemerintahan Vladimir Putin pun mendesak Badan Tenaga Atom Internasional (International Atomic Energy Agency/IAEA) untuk segera mengeluarkan laporan faktual dan terperinci terkait ancaman maupun dampak kerusakan terhadap fasilitas nuklir Iran, yang menjadi target serangan udara Israel.

Baca Juga: Iran Bersitegas akan Terus Balas Serangan Israel

"Laporan ini harus memberikan penilaian yang objektif tentang kerusakan yang disebabkan oleh tindakan militer Israel terhadap keselamatan kompleks energi nuklir Iran, serta penerapan perlindungan IAEA di Iran, termasuk intimidasi terhadap inspektur di lapangan, yang nyawanya telah berada dalam bahaya besar," katanya.

"Moskow mendukung sikap ini dan dengan tegas menyatakan bahwa resolusi yang berkelanjutan hanya dapat dicapai secara andal melalui diplomasi dan negosiasi. Tujuan non-proliferasi nuklir, yang landasannya tetap NPT, tidak boleh dikejar melalui agresi atau dengan mengorbankan nyawa yang tidak bersalah," sambungnya. (bp)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Prajurit Denjaka

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut

Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.