Rusia Dukung Gagasan Gencatan Senjata dengan Ukraina

Jakarta, IDM - Presiden Rusia Vladimir Putin tetap mendukung gagasan gencatan senjata di Ukraina. Namun, Putin belum mendapat jawaban atas banyak pertanyaan tentang implementasi gencatan senjata yang diusulkan oleh pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.
Hal itu diungkapkan oleh juru bicara Kremlin Dmitry Peskov dalam konferensi pers di Moskow pada beberapa waktu lalu. Ia mengatakan, banyak pertanyaan terkait gencatan senjata itu 'masih menggantung di udara'.
Baca Juga: Presiden Ukraina Ingin AS Tegas Hadapi Tuntutan Rusia
"Presiden (Rusia) (Vladimir) Putin mendukung gagasan gencatan senjata. Namun sebelum itu terjadi, serangkaian pertanyaan perlu dijawab. Pertanyaan-pertanyaan ini masih menggantung di udara, dan belum ada yang menjawabnya," kata Peskov melansir AA, Selasa (8/4).
Pada Maret lalu, AS menjadi mediator dua perjanjian antara Rusia dan Ukraina, yakni untuk memastikan navigasi yang aman di Laut Hitam dan gencatan senjata terbatas selama 30 hari. Meskipun ada perjanjian, kedua belah pihak saling tuduh melanggar perjanjian. Peskov pun membantah tuduhan Ukraina bahwa pihaknya telah melakukan serangan terhadap fasilitas sosial di Ukraina.
Baca Juga: Ukraina akan Bahas Kesepakatan Mineral untuk Jamin Dukungan AS
“Militer kami menyerang secara eksklusif pada target militer dan yang mendekati militer. Tidak ada serangan yang dilakukan pada fasilitas sosial atau fasilitas infrastruktur sosial,” katanya. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































