Rusia Diyakini Serang Kharkiv dengan Bom Jenis Baru

Jakarta, IDM - Rusia diyakini menggunakan guided bomb atau bom berpemandu jenis baru dalam serangan udara ke Kota Kharkiv, Ukraina yang menewaskan sedikitnya satu warga sipil dan melukai 16 lainnya.
Dilansir dari Reuters, Kamis (28/3), Volodymyr Tymoshko, kepala polisi regional Kharkiv, mengatakan bahwa Rusia telah menggunakan bom berpemandu jenis baru yang ia sebut sebagai UMPB D-30. Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky pun mengecam serangan itu sebagai 'teror Rusia'.
Baca Juga: Dewan Keamanan PBB Tuntut Gencatan Senjata Israel-Hamas, Bagaimana Langkah Selanjutnya?
“Ini adalah suatu kombinasi antara bom berpemandu yang mereka (Rusia) gunakan baru-baru ini, dan sebuah rudal. Bisa dikatakan ini adalah bom terbang,” kata Tymoshko.
“Teror Rusia terhadap kota ini menjadi semakin keji. Tidak ada penjelasan rasional mengapa Patriot (misil), yang banyak terdapat di seluruh dunia, masih belum menutupi langit Kharkiv dan kota-kota serta komunitas lain yang diserang oleh teroris Rusia,” kata Zelensky yang mendesak sekutu untuk memasok lebih banyak sistem pertahanan udara.
Baca Juga: Prancis akan Kirim 78 Howitzer ke Ukraina
Kharkiv dan wilayah sekitarnya sudah berkali-kali diserang dengan rudal dan drone selama lebih dari dua tahun perang. Namun, penggunaan bom berpemandu sejenis itu merupakan yang pertama kalinya. "Tampaknya Rusia memutuskan untuk menguji bom mereka yang telah dimodifikasi pada penghuni rumah," kata Gubernur Kharkiv Oleh Synehubov. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































