INTERNASIONAL

Rusia dan Belarusia Gelar Latihan Nuklir

Rusia
Rusia kerahkan sistem peluncur rudal Iskander yang mampu membawa hulu ledak nuklir selama latihan nuklir taktis tahap kedua bersama angkatan bersenjata Belarus (Foto: Dok. Telegram/MoD Russia)

Jakarta, IDM – Kementerian Pertahanan (Kemhan) Rusia mengatakan bahwa pasukannya bersama Belarusia menggelar latihan nuklir non-strategis gabungan tahap kedua di Moskow.

“Sesuai dengan keputusan Presiden Federasi Rusia, tahap kedua latihan kekuatan nuklir non-strategis telah dimulai,” kata Kemhan Rusia melalui Telegram, Selasa (11/6).

Baca Juga: Tentara Korut Lintasi Batas Garis Demarkasi Militer, Korsel Lepas Tembakan

Pada tahap pertama latihan yang digelar pada bulan lalu, pasukan Rusia berlatih cara mengerahkan rudal Iskander dan rudal hipersonik Kinzhal dengan melakukan serangan ke area target yang ditentukan. Kemudian, pada tahap kedua ini, pasukan Rusia dan Belarusia disebut mempraktikkan penggunaan senjata nuklir non-strategis untuk bertempur, tanpa dijelaskan lebih lanjut.

“Latihan tersebut bertujuan untuk menjaga kesiapan personel dan peralatan unit untuk menggunakan senjata nuklir non-strategis Rusia dan Belarus, guna menjamin kedaulatan dan integritas wilayah Negara Kesatuan tanpa syarat,” katanya.

Dalam rekaman yang dirilis oleh Kemhan Rusia, sistem rudal Iskander terlihat didorong ke sebuah area dan juga diperlihatkan pencegat supersonik MiG-31 yang membawa rudal Kinzhal, serta pembom supersonik jarak jauh Tupolev Tu-22M.

Baca Juga: AS dan Polandia Luncurkan Operasi untuk Perangi Disinformasi dari Rusia

Sementara, juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan bahwa latihan itu diperlukan demi mempertahankan kesiapan tempur di tengah ketegangan yang semakin meningkat di Benua Eropa.

“Situasi di benua Eropa cukup tegang, yang setiap hari dipicu oleh keputusan dan tindakan baru negara-negara Eropa yang memusuhi Rusia, dan terutama oleh Washington. Oleh karena itu, tentu saja latihan dan menjaga kesiapan tempur seperti itu sangat penting bagi kami,” ujar Peskov melansir Reuters. (bp)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.