Rusia Berencana Bentuk Zona Penyangga untuk Lindungi Diri dari Ukraina

Jakarta, IDM - Presiden Rusia Vladimir Putin, yang kembali menang dalam pemilu, mengatakan bahwa Rusia tidak akan menyerah menghadapi Ukraina dan berencana untuk menciptakan zona penyangga yang membantu melindungi diri terhadap serangan lintas batas dari Ukraina.
"Suatu saat kami akan terpaksa, jika kami menganggapnya perlu, untuk menciptakan ‘zona sanitasi’ tertentu di wilayah yang saat ini berada di bawah rezim Kyiv," kata Putin melansir Reuters, Selasa (19/3).
Baca Juga: Dampak Perang, Anak-anak di Jalur Gaza Kurang Gizi Akut, Lebih dari 13.000 Tewas
Putin menolak memberikan rincian lebih lanjut, namun mengatakan zona tersebut mungkin harus cukup besar untuk melindungi wilayah Rusia dari serangan senjata buatan negara asing yang digunakan Ukraina.
Sementara, juru bicara pemerintah Rusia, Dmitry Peskov menjelaskan, zona penyangga itu akan menempatkan wilayah Rusia di luar jangkauan tembakan Ukraina. Hal ini demi melindungi fasilitas sipil dan pemukiman warga dari segala kemungkinan serangan Ukraina.
Baca Juga: Korut Luncurkan Tiga Rudal, Diyakini Pernah Dikirim ke Rusia
“Dengan latar belakang serangan pesawat tak berawak (Ukraina) dan penembakan terhadap wilayah kami: fasilitas umum, bangunan tempat tinggal, suatu tindakan harus diambil untuk mengamankan wilayah ini," kata Peskov.
“Mereka hanya bisa diamankan dengan menciptakan semacam zona penyangga sehingga segala cara yang digunakan musuh untuk menyerang kita tersebut berada di luar jangkauan (mereka)," tambahnya. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































