Korut Luncurkan Tiga Rudal, Diyakini Pernah Dikirim ke Rusia

Jakarta, IDM - Kementerian Pertahanan (Kemhan) Jepang melaporkan bahwa Korea Utara (Korut) kembali melakukan uji coba tiga rudal balistik ketika Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken mengunjungi Korea Selatan (Korsel).
Dilansir dari The Japan Times, Senin (18/3), Kemhan Jepang menyebut ketiga rudal itu jatuh hanya beberapa menit setelah diluncurkan. Dimana masing-masing rudal menempuh jarak sekitar 350 kilometer sebelum mendarat di perairan, di luar zona ekonomi eksklusif (ZEE) Jepang.
Baca Juga: Rusia Disebut Intensifkan Serangan di Perbatasan Ukraina Usai Pemilu
Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida mengecam tindakan provokasi Korut. Ia menegaskan, Jepang bersama sekutu Korsel dan Amerika Serikat (AS) akan terus mengawasi hingga setiap rudal yang diluncurkan.
“Serangkaian tindakan Korut ini mengancam perdamaian dan keamanan kawasan kami dan komunitas internasional dan tidak boleh ditoleransi,” kata Kishida.
Baca Juga: Dampak Perang, Anak-anak di Jalur Gaza Kurang Gizi Akut, Lebih dari 13.000 Tewas
Dalam pernyataan terpisah, otoritas militer Korsel menyebut rudal Korut yang diluncurkan itu membentuk lintasan mirip seperti rudal KN-24, yang menempuh jarak sekitar 300 km. KN-24 merupakan sebuah rudal balistik jarak pendek dengan jangkauan hingga 410 km yang diyakini telah diekspor ke Rusia untuk digunakan di medan perang melawan Ukraina.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri AS pun turut mengecam peluncuran rudal itu dan menekankan bahwa AS akan selalu bersama Korsel dalam menanggapi setiap provokasi Korut demi menjaga perdamaian maupun stabilitas di kawasan. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































