POLKAM

RI-Qatar Gelar Konsultasi Politik Pertama, Sepakat Percepat MoU Anti-Terorisme

Wakil Menteri Luar Negeri RI Muhammad Anis Matta
Wakil Menteri Luar Negeri RI Muhammad Anis Matta (kanan) bersama Menteri Negara Urusan Luar Negeri Qatar Sultan bin Saad bin Sultan Al Muraikhi menunjukkan dokumen kerja sama saat pertemuan Konsultasi Politik Pertama di Jakarta, Senin (15/6). (Foto: Dok. Kemlu RI)

Jakarta, IDM – Indonesia dan Qatar resmi menyelenggarakan pertemuan Konsultasi Politik Pertama di Jakarta, Senin (15/6). Dalam forum perdana tersebut, kedua negara sepakat memperkuat kemitraan strategis, salah satunya dengan mempercepat penyelesaian nota kesepahaman (MoU) terkait penanggulangan terorisme.

Pertemuan ini dipimpin langsung oleh Wakil Menteri Luar Negeri RI Muhammad Anis Matta bersama Menteri Negara Urusan Luar Negeri Qatar Sultan bin Saad bin Sultan Al Muraikhi. Kehadiran delegasi kedua negara menjadi tonggak sejarah baru untuk membangun kerangka kerja sama yang lebih terstruktur di sektor politik, pertahanan, dan keamanan nasional.

Baca Juga: Kemenko Polkam Perkuat Koordinasi Antisipasi Dampak Dinamika Reformasi Jilid II

Anis menjelaskan, percepatan regulasi penanggulangan terorisme ini menjadi prioritas krusial bagi stabilitas keamanan domestik maupun kawasan. Langkah tersebut akan mempersempit ruang gerak jaringan kejahatan lintas negara melalui pertukaran informasi intelijen dan peningkatan kapasitas aparat penegak hukum.

"Pertemuan perdana ini merupakan komitmen nyata kemitraan Indonesia-Qatar. Kami sepakat mempercepat penyelesaian sejumlah nota kesepahaman strategis yang masih bergulir, terutama kerja sama intensif dalam penanggulangan terorisme, sektor ketenagakerjaan, hingga penguatan bidang pertahanan dan keamanan," ujar Anis, dikutip dari keterangan Kemlu RI, Rabu (17/6).

Baca Juga: Pemerintah Pacu Modernisasi Pertahanan untuk Perkuat Posisi Indonesia di Asia

Anis menambahkan, jalinan bilateral ini tidak berhenti pada kesepakatan tertulis. Kedua belah pihak menjadwalkan dialog strategis pada tingkat menteri luar negeri dalam tahun ini untuk mengeksekusi langsung seluruh poin penguatan sektor politik dan keamanan tersebut.

Selain mematangkan regulasi anti-terorisme, kerja sama terstruktur ini juga menyasar sektor pembangunan sumber daya manusia. Indonesia dan Qatar berkomitmen merampungkan kesepakatan tertulis di bidang kebudayaan, pendidikan tinggi, serta pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi demi mendongkrak daya saing kedua negara di panggung internasional.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.