Putin Sebut Rusia Berupaya Bebaskan Tawanan Konflik Israel-Hamas

Jakarta, IDM - Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan bahwa pihaknya sedang berupaya keras untuk membantu para tawanan konflik bersenjata Israel-Hamas yang memuncak sejak 7 Oktober tahun lalu.
“Menyusul meningkatnya situasi di Timur Tengah, Rusia telah melakukan yang terbaik untuk membantu orang-orang yang disandera,” kata Putin melansir Tass, laman pemerintahan Rusia, Kamis (8/2).
Baca Juga: Jaga Stabilitas Keamanan di Kawasan, Pesawat Pengintai AS Terbang di Laut Kuning
Lebih lanjut, Putin mengatakan pemerintahannya telah memanfaatkan koneksi untuk berbicara dengan otoritas Hamas dan diklaim upaya pengembalian tawanan mulai membuahkan hasil.
"Kementerian luar negeri Rusia bekerja melalui sayap politik Hamas dan secara umum, ada hasil tertentu," katanya.
Selain itu, Putin menekankan bahwa Rusia tidak hanya membantu warga negaranya tetapi juga orang asing. Namun, ia tidak menjelaskan lebih lanjut terkait progres upaya tersebut.
Baca Juga: Korsel dan Qatar Sepakat untuk Tingkatkan Kerja Sama Pertahanan
“Tentu saja, kami memberikan perhatian utama kepada warga Rusia, tapi tidak hanya kepada mereka, tapi juga kepada warga negara lain, terutama para lansia dan keluarganya, yang selamat dari Holocaust,” ujarnya.
“Hasil tertentu sudah terlihat, tapi saya paham, saya tahu upaya ini perlu dilanjutkan," jelasnya. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































