Jaga Stabilitas Keamanan di Kawasan, Pesawat Pengintai AS Terbang di Laut Kuning

Jakarta, IDM - Sebuah pesawat pengintai Amerika Serikat (AS) dilaporkan terbang di sekitar Korea Selatan (Korsel) sebagai bagian dari operasi rutin dalam memantau Korea Utara (Korut). Operasi tersebut dilakukan di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan akibat serangkaian uji coba senjata Korut.
Dilansir dari Yonhap, Rabu (7/2), pesawat RC-135U Combat Sent milik Angkatan Udara AS terbang di atas Laut Kuning dan Laut Timur setelah lepas landas dari Pangkalan Udara Kadena di Okinawa. Pesawat itu disebut mengumpulkan serta memeriksa sinyal radar darat, laut, dan udara milik militer asing.
Baca Juga: Perdana, Inggris Bentuk Program Studi Antariksa
"Pengerahan pesawat ini dilakukan setelah serentetan uji coba senjata yang dilakukan Pyongyang tahun ini, termasuk uji kekuatan hulu ledak rudal jelajah," lapor Yonhap.
Pesawat serupa milik AS yaitu Rivet Joint RC-135W juga terbang di atas Korsel setelah pemerintahan Kim Jong Un mengklaim melakukan uji coba drone serangan nuklir bawah air pada bulan lalu.
Baca Juga: Yordania dan Belanda Airdrop Bantuan Logistik di Gaza
AS dan Korsel merupakan sekutu yang sepakat untuk memperkuat untuk kerja sama pertahanan melalui Tailored Deterrence Strategy (TDS) pada November tahun lalu. Keduanya memiliki tiga prioritas utama kerja sama, yaitu mencegah serangan strategis dari pihak-pihak yang bermusuhan di kawasan; memodernisasi kemampuan masing-masing negara untuk memperkuat kapabilitas pertahanan gabungan; dan memperkuat solidaritas dengan mitra-mitra yang bertujuan sama di kawasan. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































