Putin Berterima Kasih Pada Rakyat Rusia Atas Dukungan Melawan Pemberontakan Wagner

Jakarta, IDM - Presiden Rusia Vladimir Putin mengucapkan terima kasih kepada pasukan keamanan dan penduduk Rusia karena telah bersatu menentang pemberontakan yang dilakukan oleh kelompok tentara bayaran Wagner pada beberapa waktu lalu.
Dilansir dari Kremlin.ru, laman resmi Kepresidenan Rusia, Selasa (27/6), Putin menyampaikan pidato yang disiarkan ke televisi nasional pada kemarin malam. Dalam rekaman video tersebut, ia menegaskan bahwa langkah yang dilakukan ini sudah tepat demi menghindari “pertumpahan darah.”
Baca Juga: Setelah Pemberontakan Wagner, Menhan Rusia Akhirnya Muncul di Hadapan Publik
“Kepada semua warga Rusia, terima kasih atas kesabaran, solidaritas, dan patriotisme Anda. Terima kasih kepada semua tentara dan staf dinas intelijen yang menghalangi para pemberontak. Sejak awal, atas instruksi langsung saya, langkah-langkah diambil untuk menghindari banyak pertumpahan darah,” kata Putin.
Dia juga berterima kasih kepada Presiden Belarus Alexander Lukashenko karena telah menengahi diskusi dengan komandan Wagner Yevgeny Prigozhin. Lebih lanjut, Putin menjelaskan bahwa ia akan menepati janjinya untuk mengizinkan Prigozhin dan pasukannya pindah ke Belarus. Namun, ia juga membuka kesempatan lain bagi pasukan Wagner jika ingin ikut bergabung dengan pasukan Rusia atau kembali ke keluarga masing-masing.
Baca Juga: Denmark Mulai Latih Pilot Ukraina Terbangkan F-16
“Saya berterima kasih kepada para prajurit dan komandan kelompok Wagner yang membuat satu-satunya keputusan tepat yaitu mereka tidak melakukan pertumpahan darah,” ujarnya.
“Hari ini Anda (pasukan Wagner) memiliki kesempatan untuk terus melayani Rusia dengan menandatangani kontrak dengan Kementerian Pertahanan atau lembaga penegak hukum lainnya, atau untuk kembali ke keluarga. Siapa pun yang mau bisa pergi ke Belarusia. Janji yang saya buat akan dipenuhi. Saya ulangi, pilihan ada di tangan Anda,” tegasnya. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































